PENGAWASAN KEARSIPAN DAN SOSIALISASI JRA DAN KKA OLEH SETUM POLRI DI POLDA KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Setum Polri sebagai Unit Kearsipan Polri dan pengemban fungsi pembinaan kesekretariatan dari tingkat Mabes Polri sampai tingkat kewilayahan memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok Polri. Dalam rangka pengawasan kearsipan dan Sosialisasi JRA dan KKA Polri pada Polda-Polda sebagai proses kegiatan dalam menilai kesesuaian antara prinsip, kaidah dan standar kearsipan dengan penyelenggaraan kearsipan.

Salah satu Polda yang menjadi uji petik pengawasan kearsipan dan Sosialisasi JRA dan KKA Polri adalah Polda Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 12 s.d. 14 November 2019 yang bertempat di Aula Tribrata Polda Babel yang dihadiri oleh para Kasubbagrenmin, pengemban fungsi Kesekretariatan, dan Kasium Polres/Polsek Polda Kep. Babel.

“pengawasan kearsipan sebagai proses dalam menilai kesesuaian antara prinsip, kaidah dan standar kearsipan dengan penyelenggaraan kearsipan. Karena tujuan (pengawas kearsipan) kita (Setum Polri) sebenarnya dalam konteks kelembagaan, tujuannya bukan untuk menghukum, tapi bagaimana pencipta arsip melaksanakan pengelolaan arsip di lingkungan masing-masing secara prosedural dan sistemik” jelas Wakasetum Polri AKBP Retno Dwiyanti, S.E. bertindak sebagai Ketua Tim Pengawasan dan Sosialiasi Kesekretariatan pada pembukaan Pengawasan dan Sosialisasi Kesekretariatan (12/11/2019).

Setelah pembukaan, maka dilakukan uji petik ke objek pengawasan yang telah ditunjuk yaitu Setum Polda Kep. Babel, Biro SDM Polda Kep. Babel, Ditlantas Polda Kep. Babel, Polres Bangka, Polres Pangkal Pinang dan Polres Bangka Tengah.

“Dengan adanya audit dan pengawasan kearsipan, diharapkan dapat terwujud pengelolaan kearsipan yang lebih baik. Terciptanya budaya tertib arsip yang berkesinambungan dan mendorong pencipta arsip dan lembaga kearsipan untuk menyelenggarakan kearsipan sesuai dengan prinsip, kaidah, standar kearsipan, dan peraturan perundangan yang berlaku. Dengan demikian dapat terwujud akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan dan menjaga memori kolektif bangsa” jelas Wakapolda Kep. Babel pada saat pembukaan kegiatan.